Minggu, 11 Desember 2011

PEMIJAHAN IKAN DENGAN SISTEM CANGKRINGAN


1. PENDAHULUAN
Hypofisasi adalah suatu metoda untuk memeprcepat pematangan gonada induk ikan agar berovulasi, yaitu dengan menyuntikan cairan kelenjar hypofisa ikan donor ke dalam tubuh induk ikan yang akan dipijahkan. Sistem ini dikenal dengan sistem pemijahan buatan, terutama untuk memijahkan jenis-jenis ikan yang sulit berpijah (seperti: tawes, lele dumbo, grasscarp dll).

Akan tetapi di dalam sistem hypofisasi selalu diperlukan ikan donor (ikan mas) yang harus dikorbankan untuk diambil kelenjar hypofisisnya. Oleh karena itu untuk menghindarkan pengorbanan tersebut di BII Sentral Cangkringan telah dikembangkan pemijahan ikan dengan "sistem cangkringan", yaitu cara pemijahan dengan menggunakan ikan mas yang dipijahkan bersamaan di dalam 1 (satu) bak dengan induk ikan lain yang sulit berpijah. Cara tersebut digunakan untuk merangsang berpijahnya induk-induk ikan lain yang sulit dipijahkan walaupun telah matang gonad.

Seperti telah diketahui bahwa ikan mas selain merupakan donor universal juga dikenal sebagai ikan yang mudah berpijah. Oleh sebab itu dalam cara inipun yang dipergunakan sebagai ikan donor adalah induk ikan mas. Dengan "sistem cangkringan" ini, ikan mas tidak perlu dikorbankan, bahkan selain induk ikan mas dapat dipergunakan untuk pemijahan beberapa kali, telur yang dihasilkannya dapat ditetaskan sebagai hasil sampingan.

2. TEKNIK PEMIJAHAN
Tempat pemijahan dapat berupa kolam atau bak semen ukuran 10 x 5 1 m yang pada bagian atasnya dipasang pipa yang dilubangi untuk mengalirkan air selama pemijahan berlangsung.
Tempat pemijahan harusdibersihkan dan dikeringkan.
Pada tempat pemijahan dipasang happa. Ukuran happa untuk pemijahan ikan mas adalah 4 x 2 x 1 m; untuk ikan tawes adalah 2 x 1 x 1 m dan untuk lele cukup 1 x 1 x 1 m.
Setelah pemasangan happa selesai, alirkan air ke tempat pemijahan hingga tinggi air dalam happa kira-kira 20-30 cm.
Pilihlah induk ikan mas yang telah matang telur. Masukkan induk ke dalam happa. Perbandingan induk jantan dan betina adalah 2:1.
Untuk jenis ikan yang telurnya mempunyai sifat melakat/menempel maka di dalam happa harus dipasang kakaban.
Masukkan induk-induk ikan lele dumbo, grasscarp, mola dll yang telah matang telur ke dalam happa. Perbandingan indukjantan dan betina tergantung dari jenis ikannya. Untuk ikan tawes perbandingan induk jantan dan betina adalah 2:3 dan untuk ikan lele adalah 1:1.
Kemudian air dialirkan melalui pipa yang terletak di atas kolam sehingga air masuk dalam tempat pemijahan seperti air hujan.

3. PROSES PEMIJAHAN
Jika induk yang dipilih benar-benar telah matangtelur, maka pada malam harinya akan memijah.
Induk ikan mas akan memijah terlebih dahulu. Beberapa saat kemudian ikan lain akan terangsang untuk berpijah.

4. PENETASAN TELUR
Untuk telur-telur yang sifatnya melekat, cukup dibiarkan menetas dalam happa.
Sedangkan untuk telur yang tidak melekat dapat ditetaskan pada corong penetasan.
Tergantung dari jenis ikannya, beberapa hari kemudian telur akan menetas. Kemudian larva-larva tersebut dapat dipindahkan dalam tempat (bak) pendederan.

5. PENUTUP
Pada umumnya jenis-jenis ikan liar atau yang baru saja dijinakkan dari alam sulit dipijahkan. Bahkan beberapa jenis ikan, seperti tawas, yang sudah lama dikenal sebagai ikan budidayapun kenyataannya relatif sulit dipijahkan. Tetapi setelah cukup lama dipraktekkan di BII Sentral Cangkringan, ternyata sistem imbas dapat dipergunakan untuk mengatasi hal tersebut di atas. Beberapa jenis ikan yang dapat dipijahkan dengan sistem cangkringan antara lain adalah : tawes, grascarp, lele dumbo, dll.

6. SUMBER REFERENSI
Brosur Pemijahan Ikan dengan Cara Cangkringan, Proyek Infis, Dinas Perikanan, Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Yogyakarta, 1989.
Sentra informasi Iptek
Dinas Perikanan, Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Yogyakarta.

Sabtu, 26 November 2011

TEKNOLOGI KELAUTAN DAN PERIKANAN KABUPATEN MUKOMUKO: budidaya ikan dengan cerdas

TEKNOLOGI KELAUTAN DAN PERIKANAN KABUPATEN MUKOMUKO: budidaya ikan dengan cerdas: budidaya ikan dengan cerdas Ikan dibudidayakan dengan tujuan untuk menghasilkan kecukupan produksi pangan terutama dalam pemenuhan kecuk...

TEKNOLOGI KELAUTAN DAN PERIKANAN KABUPATEN MUKOMUKO: Mina padi

TEKNOLOGI KELAUTAN DAN PERIKANAN KABUPATEN MUKOMUKO: Mina padi: PEMELIHARAAN IKAN DENGAN SISTEM MINA PADI 1. PENDAHULUAN Tujuan Pembangunan Nasional diantaranya adalah meningkatkan pendapatan petani...

TEKNOLOGI KELAUTAN DAN PERIKANAN KABUPATEN MUKOMUKO: cara untuk meningkatkan pertumbuhan ikan

TEKNOLOGI KELAUTAN DAN PERIKANAN KABUPATEN MUKOMUKO: cara untuk meningkatkan pertumbuhan ikan: beberapa cara untuk meningkatkan pertumbuhan ikan meningkatkan pertumbuhan ikan berarti meningkatkan pendapatan hasil budidaya. Pertumbuh...

TEKNOLOGI KELAUTAN DAN PERIKANAN KABUPATEN MUKOMUKO: BUDIDAYA LELE

TEKNOLOGI KELAUTAN DAN PERIKANAN KABUPATEN MUKOMUKO: BUDIDAYA LELE: BUDIDAYA LELE    I. Pendahuluan. Lele merupakan jenis ikan yang digemari masyarakat, dengan rasa yang lezat, daging empuk, duri teratur...

TEKNOLOGI KELAUTAN DAN PERIKANAN KABUPATEN MUKOMUKO: Memijahkan lele dumbo secara alami

TEKNOLOGI KELAUTAN DAN PERIKANAN KABUPATEN MUKOMUKO: Memijahkan lele dumbo secara alami: Memijahkan lele dumbo secara alami Memelihara lele dumbo sekarang banyak ditekuni oleh masyarakat b...

TEKNOLOGI KELAUTAN DAN PERIKANAN KABUPATEN MUKOMUKO: Perlengkapan Alat Navigasi kapal

TEKNOLOGI KELAUTAN DAN PERIKANAN KABUPATEN MUKOMUKO: Perlengkapan Alat Navigasi kapal: Peralatan Navigasi kapal Saat di sekolah dulu kalau dosen sedang mengajar dan menerangakan sampai sang dosen berbusa mulutnya. tapi si mu...

TEKNOLOGI KELAUTAN DAN PERIKANAN KABUPATEN MUKOMUKO: CARA KERJA ALAT NAVIGASI

TEKNOLOGI KELAUTAN DAN PERIKANAN KABUPATEN MUKOMUKO: CARA KERJA ALAT NAVIGASI: APA AJA SIH ALAT NAVIGASI LAINYA ? apa itu NCVS – NON Convention Vessels Standard MENGETAHUI CARA KERJA ALAT NAVIGASI SANGAT MEMBANTU KITA...

TEKNOLOGI KELAUTAN DAN PERIKANAN KABUPATEN MUKOMUKO: Jaring Insang 3 Lembar (TRAMEL-NET)

TEKNOLOGI KELAUTAN DAN PERIKANAN KABUPATEN MUKOMUKO: Jaring Insang 3 Lembar (TRAMEL-NET): Masih juga sekitar Jaring insang, Jaring insang tiga lembar atau disebut juga dengan trammel net adalah ...

syaeful hadi

Nama asli : syaeful hadi
Jabatan     : Kapten kapal
ilayah       : Thailand, Vitnam. India, Jepang, dst

.

Jumat, 04 November 2011

PERIKANAN: Perkembangan Ikan Bawal Tawar

PERIKANAN: Perkembangan Ikan Bawal Tawar: Perkembangan Ikan Bawal Tawar Jika dibandingkan dengan lele yang langsung menjadi populer sejak pertama kalinya di Indonesia, ikan bawal...

DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN KABUPATEN MUKOMUKO: kepiting soka ( kepiting cangkang lunak)

DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN KABUPATEN MUKOMUKO: kepiting soka ( kepiting cangkang lunak): Gemar makan kepiting yang banyak mengandung protein dan kalsium tapi males karena harus membuka cangkangnya yang keras . Sekarang ada ...

www.rustadi.com: BUDIDAYA IKAN LAUT DI JARING APUNG

www.rustadi.com: BUDIDAYA IKAN LAUT DI JARING APUNG: PETUNJUK TEKNIS BUDIDAYA IKAN LAUT DI JARING APUNG 1. PENDAHULUAN Budidaya ikan laut di jaring apung (floating cages) ...

AGROBISNIS PERIKANAN: MANAGEMEN USAHA PERIKANAN AIR TAWAR

AGROBISNIS PERIKANAN: MANAGEMEN USAHA PERIKANAN AIR TAWAR: Dalam usaha dibidang Budidaya ikan Air tawar terkadang banyak mengalami berbagai kendala, walaupun dalam istilah teori itu sebenarnya mudah...

AGROBISNIS PERIKANAN: PEMBENIHAN LELE DUMBO

AGROBISNIS PERIKANAN: PEMBENIHAN LELE DUMBO: PEMBENIHAN IKAN LELE DUMBO I. PENDAHULUAN Salah satu komodita...

IKAN GURAMI, IKAN YANG SPESIAL SANGAT DIGEMARI: karamba jaring apung (KJA)

IKAN GURAMI, IKAN YANG SPESIAL SANGAT DIGEMARI: karamba jaring apung (KJA): Keramba Jaring Apung (KJA) Wadah budidaya ikan selanjutnya yang dapat digunakan oleh masyarakat yang...

AGROBISNIS PERIKANAN: Budidaya Kepiting Bakau

AGROBISNIS PERIKANAN: Budidaya Kepiting Bakau: Kepiting bakau ( Scylla serrata ) merupakan salah satu...

Selasa, 27 September 2011

KELAUTAN DAN PERIKANAN


DAFTAR ARTIKEL PERIKANAN TANGKAP

I. BIDANG PERIKANAN TANGKAP
2.       alat tangkap payang
4.       alat tangkap cantrang
7.       jaring ingsang lingkar
8.       purse seine
9.       jaring insang giring
10.    pancing rawai  
11.     rawai cucut 
12.    pukat cincin
15.    tuna long line
16.    jaring milenium
18.    set- net
20.   bagan perahu
21.    garuk-saru
24.   bubu gurita
1.     26.       bubu ikan kakap

II.ALAT PENANGKAPAN- ARTIKEL PERIKANAN TANGKAP


III.PERIKANAN AIR TAWAR
41.    budidaya belut

ARTIKEL PILIHAN TEKNOLOGI KELAUTAN DAN PERIKANAN PILIHAN

1.               gurami rajanya ikan air tawar
2.              cara budidaya belut
4.              menghemat pakan dalam budidaya ikan
5.              memijahkan lele dumbo
7.              budidaya ikan patin
8.              model budi daya ikan mas
9.              budidaya ikan gurameh pada kolam terpal
11.            ikan sidat
12.           teknik budidaya belut
13.           budidaya ternak belut
15.           pembesaran belut
16.           seputar budidaya lele
17.           budidaya ikan gurame
18.           budidaya ikan nila
19.           budidaya ikan mujair budidaya i...
20.          budidaya ikan mas
21.           memijahkan lele dumbo secara alami
22.          pembenihan ikan lele dumbo
23.          pembuatan pakan ikan
24.          pembuatan ikan asap
25.          budidaya lele
26.          menangkap ikan menggunakan cahaya
28.          usaha peningkatan hasil perikanan
29.          tiram mutiara
30.          jenis komoditas budidaya laut
32.          mina padi
34.          anatomi dan biologi ikan
36.          danau oligotroph
39.          perikanan budidaya.
40.          ikan pelagophils
41.           daftar istilah dalam perikanan
42.          budidaya ikan dengan cerdas
46.          penyakit ikan vibriosis pada ikan
48.          penyakit ikan : edwarsiellosis
51.           penyakit streptococciasis
52.          columnaris disease
53.          isopodiasis
54.          argulosis
55.          lerniasis (penyakit ikan)
56.          benediasis
57.          cacing insang pada ikan laut
60.          myxosporidiasis (penyakit gembil)
61.           microsporidiasis
62.          penyakit dekil (fouling disease)
63.          tehnik pemijahan lele sangkuriang
64.          budidaya ikan nila merah
65.          budidaya sidat pada jaring apung
66.          budidaya ikan nila gift
68.          belut
69.          seputar budidaya belut
70.          Gps terbaik di dunia
71.           cara kerja alat navigasi
72.          perlengkapan alat navigasi kapal
75.          tentang penataan ruang
79.          outlook 2011
82.          budidaya kepiting soka
85.          Jenis usaha perikanan
86.          mengapa ikan mengalami migrasi
89.          bagaimanakah wajah iptek kita?
90.          Dilaut kita jaya
95.          pembangunan negara maritim
97.          peluncuran e-library balitbang kp
99.          pengasapan ikan
101.        rumpon pengumpul ikan
106.       merajut bisnis belut
107.       budidaya belut
109.       pembenihan ikan tawes
110.        budidaya lele sangkuriang
113.        atraktor cumi-cumi
114.        bubu udang barong
117.        bubu kepiting bakau
118.        bubu keong macan dari waring
119.        bubu keong macan dari bambu
121.        bubu ikan lindung dari bambu
122.       bubu ikan kakap
123.       bubu ikan demersal
124.       bubu gurita
126.       jala lempar
127.       garuk/saru
128.       bagan perahu
130.       mengenal setnet
133.       tuna long line
134.       penangkapan ikan cakalang
135.       pukat cincin
136.       rawai cucut
137.       mengenal pancing tonda
138.       mengenal pancing rawai
141.        jaring ingsang lingkar
143.       jaring insang satu lembar
144.       alat tangkap cantrang
146.       alat tangkap payang