Selasa, 27 September 2011

KELAUTAN DAN PERIKANAN


DAFTAR ARTIKEL PERIKANAN TANGKAP

I. BIDANG PERIKANAN TANGKAP
2.       alat tangkap payang
4.       alat tangkap cantrang
7.       jaring ingsang lingkar
8.       purse seine
9.       jaring insang giring
10.    pancing rawai  
11.     rawai cucut 
12.    pukat cincin
15.    tuna long line
16.    jaring milenium
18.    set- net
20.   bagan perahu
21.    garuk-saru
24.   bubu gurita
1.     26.       bubu ikan kakap

II.ALAT PENANGKAPAN- ARTIKEL PERIKANAN TANGKAP


III.PERIKANAN AIR TAWAR
41.    budidaya belut

ARTIKEL PILIHAN TEKNOLOGI KELAUTAN DAN PERIKANAN PILIHAN

1.               gurami rajanya ikan air tawar
2.              cara budidaya belut
4.              menghemat pakan dalam budidaya ikan
5.              memijahkan lele dumbo
7.              budidaya ikan patin
8.              model budi daya ikan mas
9.              budidaya ikan gurameh pada kolam terpal
11.            ikan sidat
12.           teknik budidaya belut
13.           budidaya ternak belut
15.           pembesaran belut
16.           seputar budidaya lele
17.           budidaya ikan gurame
18.           budidaya ikan nila
19.           budidaya ikan mujair budidaya i...
20.          budidaya ikan mas
21.           memijahkan lele dumbo secara alami
22.          pembenihan ikan lele dumbo
23.          pembuatan pakan ikan
24.          pembuatan ikan asap
25.          budidaya lele
26.          menangkap ikan menggunakan cahaya
28.          usaha peningkatan hasil perikanan
29.          tiram mutiara
30.          jenis komoditas budidaya laut
32.          mina padi
34.          anatomi dan biologi ikan
36.          danau oligotroph
39.          perikanan budidaya.
40.          ikan pelagophils
41.           daftar istilah dalam perikanan
42.          budidaya ikan dengan cerdas
46.          penyakit ikan vibriosis pada ikan
48.          penyakit ikan : edwarsiellosis
51.           penyakit streptococciasis
52.          columnaris disease
53.          isopodiasis
54.          argulosis
55.          lerniasis (penyakit ikan)
56.          benediasis
57.          cacing insang pada ikan laut
60.          myxosporidiasis (penyakit gembil)
61.           microsporidiasis
62.          penyakit dekil (fouling disease)
63.          tehnik pemijahan lele sangkuriang
64.          budidaya ikan nila merah
65.          budidaya sidat pada jaring apung
66.          budidaya ikan nila gift
68.          belut
69.          seputar budidaya belut
70.          Gps terbaik di dunia
71.           cara kerja alat navigasi
72.          perlengkapan alat navigasi kapal
75.          tentang penataan ruang
79.          outlook 2011
82.          budidaya kepiting soka
85.          Jenis usaha perikanan
86.          mengapa ikan mengalami migrasi
89.          bagaimanakah wajah iptek kita?
90.          Dilaut kita jaya
95.          pembangunan negara maritim
97.          peluncuran e-library balitbang kp
99.          pengasapan ikan
101.        rumpon pengumpul ikan
106.       merajut bisnis belut
107.       budidaya belut
109.       pembenihan ikan tawes
110.        budidaya lele sangkuriang
113.        atraktor cumi-cumi
114.        bubu udang barong
117.        bubu kepiting bakau
118.        bubu keong macan dari waring
119.        bubu keong macan dari bambu
121.        bubu ikan lindung dari bambu
122.       bubu ikan kakap
123.       bubu ikan demersal
124.       bubu gurita
126.       jala lempar
127.       garuk/saru
128.       bagan perahu
130.       mengenal setnet
133.       tuna long line
134.       penangkapan ikan cakalang
135.       pukat cincin
136.       rawai cucut
137.       mengenal pancing tonda
138.       mengenal pancing rawai
141.        jaring ingsang lingkar
143.       jaring insang satu lembar
144.       alat tangkap cantrang
146.       alat tangkap payang

PERHIPTANI : Wadah perjuangan para penyuluh pertanian

PERHIPTANI : Wadah perjuangan para penyuluh pertanian.

Logo PERHIPTANI


Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (PERHIPTANI) didirikan pada tanggal 6 Juli 1987 di Subang, Jawa Barat dan pada saat ini Pengurus Pusat DPP PERHIPTANI dipimpin oleh Ir. Mulyono Machmur, MS sebagai Ketua Umum dan Dr.Ir. Adang Wirya, MM sebagai Sekretaris Jenderal.

Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (PERHIPTANI) didirikan dengan dilandasi oleh kesadaran dan keinginan luhur untuk mengabdi kepada bangsa dan negara demi tercapainya masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, serta mengingat perlunya wadah yang menampung dan mengolah gagasan pengetahuan, keahlian, pengalaman di bidang penyuluhan pertanian, maka dibentuklah suatu organisasi profesi yang berbentuk perhimpunan untuk dipergunakan secara aktif dan teratur mengembangkan ilmu penyuluhan pertanian dan penerapannya bagi pengembangan pertanian progresif dan kemakmuran bangsa yang merata.

Sebagaimana kita ketahui sasaran jangka panjang pembangunan Nasional Indonesia adalah tercapainya masyarakat yang sejahtera. Untuk menuju masyarakat yang sejahtera tersebut maka perekonomian nasional dikembangkan dengan bertumpu pada usaha pengembangan agribisnis yang merupakan sinergi antara pertanian, agroindustri dan jasa-jasa yang menunjang pertanian.

Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (PERHIPTANI) merupakan organisasi profesi penyuluh yang didirikan dengan berazazkan Pancasila merupakan orgnisasi profesi yang bersifat keilmuan, keahlian, persaudaraan, kemasyarakatan, kemandirian dan tidak berafiliasi dengan organisasi politik manapun.
PERHIPTANI oleh para pendirinya didirikan dengan semangat bahwa untuk mewujudkan pertanian yang berwawasan agribisnis , maka penyuluh pertanian mempunyai kedudukan dan perananan yang penting dalam pembangunan nasional khususnya di bidang pembangunan pertanian.

Sesuai dengan AD/ART , maka perhimpunan penyuluh pertanian Indonesia (PERHIPTANI) bertujuan untuk :
  1. Membantu pemerintah dan masyarakat dalam mengembangkan sistem penyuluhan pertanian yang efektif, efisien dan produktif;
  2. Mengembangkan serta menyebarluaskan ilmu, teknologi, metode dan manajemen penyuluhan pertanian;
  3. Membina jiwa korsa, mengembangkan profesionalisme dan menyalurkan aspirasi penyuluh pertanian.
Sedangkan ruang lingkup kegiatan PERHIPTANI adalah sebagai berikut:
  1. Memberikan saran dan pertimbangan kepada pemerintah dalam penyelenggaraan penyuluhan pertanian;
  2. Menjalin kerjasama dengan lembaga penelitian, Perguruan Tinggi, organisasi profesi dan dadan-badan lain di dalam negeri maupun di luar negeri untuk pengembangan dan penyebarluasan penyuluhan pertanian;
  3. Menyelenggarakan dan mengikuti pertemuan ilmiah yang berkaitan dengan ilmu penyuluhan pertanian di dalam maupun di luar negeri;
  4. Menyelenggarakan komunikasi antar anggota secara teratur dan berkelanjutan;
  5. Meningkatkan mutu, kompetensi dan profesi penyuluh pertanian PNS, penyuluh pertanian swasta dan penyuluh pertanian swadaya secara konsisten dan berkelanjutan;
  6. Membantu mendorong peningkatan kesejahteraan anggota;
  7. Memberikan penghargaan kepada orang-orang dan atau lembaga yang berjasa dalam bidang penyuluhan pertanian;
  8. Memberikan perlindungan dan bantuan hukum (advokasi) kepada anggota.
Berdasarkan sifat keanggotanya, anggota PERHIPTANI terdiri dari anggota biasa, anggota luar biasa dan anggota kehormatan. Keanggotaan PERHIPTANI bersifat aktif, kecuali anggota kehormatan yang ditetapkan oleh Kongres atas usulan pengurus pusat. Yang boleh menjadi anggota adalah perorangan yang berkecimpung dalam penyuluhan pertanian dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam Anggaran Rumah Tangga (ART) PERHIPTANI.

Sebagai organisasi profesi PERHIPTANI selain mengadakan agenda-agenda organisasi seperti konggres, musyawarah daerah, rapat anggota dan yang sejenisnya, PERHIPTANI juga berhak untuk mengadakan kegiatan-kegiatan yang yang berkaitan dengan peningkatan kompetensi anggota seperti Forum Komunikasi antara organisasi profesi berupa seminar, simposium, lokakarya, temu agribisnis, temu usaha, pertemuan lainnya;serta Forum kaji-ilmiah/organisasi berupa penelitian dan pengembangan ilmu penyuluhan pertanian dan organisasi.

Dari sisi kepengurusan selain pengurus pusat yang berkedudukan di jakarta, di propinsi terdapat pengurus wilayah, sedangkan di kabupaten / kota terdapat pengurus daerah dan pengurus cabang berkedudukan di kecamatan. Bagaimana dengan di daerah anda apakah sudah terbentuk kepengurusan PERHIPTANI? PERHIPTANI dapat dibentuk di setiap kabupaten / kota. Anda dapat membentuk pengurus cabang ditingkat kecamatan apabila di dalam kecamatan tersebut terdapat sekurang-kurangnya 15 orang anggota/calon anggta yang berdomisi di kecamatan tersebut. Apabila di kurang dapat bergabung dengan kecamatan lain bergabung untuk membentuk satu pengurus cabang. daerah anda terdapat sekurang-kurangnya. Sedangkan di tingkat propinsi dapat dibentuk pengurus wilayah apabila paling tidak ada 2 kepengurusan daerah Perhiptani yang aktif di wilayah tersebut.


Sebagai bahan untuk membentuk kepengurusan di daerah masing-masing. Anda bisa mempelajari Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (PERHIPTANI) 


sumber.saungtani